Pekerja pabrik memeriksa panel kontrol

8 Hal yang Wajib Diperiksa Sebelum Ganti HMI Mesin Lama!

Sebelum mengganti HMI mesin lama, periksa delapan hal berikut:

  1. Pastikan HMI pengganti mendukung komunikasi dengan PLC mesin.
  2. Cocokkan port, protokol, dan pengaturan komunikasi.
  3. Periksa apakah file proyek dan backup HMI lama masih tersedia dan dapat dibuka.
  4. Tentukan apakah program lama bisa dipindahkan atau harus disusun ulang.
  5. Ukur ruang pemasangan dan periksa kondisi lingkungan kerja.
  6. Cocokkan tegangan suplai dan susunan konektor.
  7. Pastikan halaman, tombol, dan fungsi operator tetap lengkap.
  8. Uji fungsi HMI sesuai prosedur sebelum mesin digunakan kembali.

Mengganti HMI yang sudah rusak atau tidak lagi didukung produsen tidak selalu cukup dengan memasang perangkat baru. Mesin mungkin masih menggunakan PLC dan program lama yang harus dipertahankan. Perbedaan koneksi atau konfigurasi dapat membuat sebagian fungsi tidak berjalan seperti sebelumnya.

Delapan pemeriksaan berikut disusun berurutan, mulai dari komunikasi dengan PLC sampai pengujian akhir.

Catatan: Penggantian HMI dapat melibatkan pekerjaan kelistrikan dan pengujian kendali mesin. Pemeriksaan kabel, perubahan instalasi, dan pengujian perintah kontrol harus mengikuti manual perangkat serta prosedur keselamatan mesin. Pekerjaan tersebut perlu ditangani personel teknis yang berkompeten.

1. Pastikan HMI Pengganti Mendukung PLC Mesin

Sebelum memilih HMI pengganti mesin lama, identifikasi merek, seri, dan model PLC yang digunakan. Lalu, periksa apakah HMI baru mendukung komunikasi dengan PLC tersebut.

Dukungan komunikasi juga perlu diperiksa sampai ke fungsi baca dan tulis data. HMI yang dapat terhubung ke PLC belum tentu mendukung seluruh jenis data atau perintah yang digunakan aplikasi mesin.

Sebelum menentukan perangkat pengganti, pahami terlebih dahulu peran HMI dan PLC dalam sistem kontrol. Artikel tentang perbedaan PLC, SCADA, DCS, dan HMI dapat menjadi referensi untuk mengenali fungsi serta hubungan antarkomponen otomasi industri. 

Catat informasi berikut sebelum menghubungi pemasok:

  • Merek, seri, dan model PLC.
  • Driver komunikasi yang dibutuhkan.
  • Jenis data dan alamat PLC yang digunakan.
  • Fungsi yang masih memerlukan verifikasi kompatibilitas.

2. Cocokkan Port, Protokol, dan Pengaturan Komunikasi

Periksa jalur komunikasi antara HMI lama dan PLC. Catat jenis port, kabel, protokol, serta pengaturan yang digunakan sebelum perangkat dilepas.

Misalnya, dua HMI sama-sama memiliki port Ethernet. Keduanya tetap bisa menggunakan protokol atau konfigurasi komunikasi yang berbeda.

Pada komunikasi serial, parameter seperti baud rate, parity, stop bit, dan alamat perangkat juga perlu diperiksa. Sementara itu, komunikasi Ethernet dapat membutuhkan pengaturan alamat IP serta parameter protokol lainnya.

Contoh konfigurasi komunikasi Modbus TCP/IP antara PLC, ESP32, dan HMI dibahas dalam penelitian di Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri. Namun, kompatibilitas perangkat pengganti tetap harus diperiksa melalui dokumentasi masing-masing produk.

3. Periksa File Proyek, Backup, dan Akses Program

Cari file proyek HMI lama dan backup yang tersedia sebelum perangkat dilepas.

File proyek yang dapat diedit berbeda dari backup yang hanya digunakan untuk pemulihan perangkat. Kemampuan membuka, mengubah, atau memindahkan file juga bergantung pada software dan model HMI.

Gunakan tabel berikut untuk memeriksa kondisi file yang tersedia.

Kondisi filePemeriksaan yang diperlukan
File proyek asli tersediaPeriksa versi software, akses pengeditan, dan dukungan perangkat pengganti
Hanya tersedia backupPeriksa apakah backup dapat dipulihkan atau dikonversi pada HMI baru
File tidak dapat dibukaPeriksa versi software, format file, dan hak akses
File tidak tersediaTelusuri arsip pemilik mesin, integrator sebelumnya, atau dokumentasi proyek

Jika HMI lama sudah rusak, tanyakan file proyek kepada pemilik mesin atau integrator sebelumnya. Penyusunan ulang program perlu dipertimbangkan apabila proyek yang dapat digunakan tidak berhasil diperoleh.

4. Tentukan Apakah Program Dapat Dipindahkan atau Perlu Disusun Ulang

Setelah kondisi file lama diketahui, tentukan apakah programnya bisa dipindahkan ke HMI baru atau harus disusun ulang. Hasilnya bergantung pada kompatibilitas proyek, versi software, dan fungsi yang dipakai mesin.

Pekerjaan yang diperlukan dapat dikelompokkan menjadi tiga kondisi berikut.

Kondisi programPekerjaan yang diperlukan
Proyek kompatibel dengan HMI baruMemindahkan proyek dan memeriksa konfigurasi perangkat
Proyek dapat dikonversi dengan penyesuaianMengubah bagian yang tidak kompatibel, kemudian menguji fungsi
Proyek tidak dapat digunakanMenyusun ulang aplikasi berdasarkan dokumentasi dan fungsi mesin

Misalnya, ketika HMI pengganti menggunakan resolusi layar berbeda, beberapa halaman mungkin perlu disesuaikan. Perubahan software juga dapat memengaruhi objek tampilan atau konfigurasi komunikasi.

Siapkan daftar alamat PLC dan dokumentasi fungsi mesin sebagai acuan jika alamat data atau tampilan perlu diubah.

Ukur area pemasangan HMI

5. Ukur Ruang Pemasangan dan Periksa Lingkungan Kerja

Ukur area pemasangan HMI pada panel mesin sebelum menentukan perangkat pengganti.

Ukuran layar yang sama tidak selalu berarti dimensi pemasangannya identik. Periksa bagian fisik berikut:

  • Ukuran lubang panel (cutout).
  • Dimensi luar HMI.
  • Kedalaman perangkat.
  • Posisi pengikat.
  • Ruang untuk kabel dan konektor di belakang panel.

Kondisi lingkungan juga perlu diperiksa, terutama jika HMI dipasang pada area yang terkena debu, kelembapan, atau suhu tinggi.

Jika ukuran pemasangan berbeda, panel mungkin membutuhkan penyesuaian. Keputusan akhirnya mengikuti kondisi panel dan manual pemasangan HMI baru.

6. Cocokkan Tegangan Suplai dan Susunan Konektor

Periksa tegangan suplai yang tersedia pada panel, kemudian bandingkan dengan kebutuhan HMI pengganti.

Jangan menganggap kabel lama bisa langsung digunakan hanya karena konektornya terlihat serupa. Susunan terminal, polaritas, dan fungsi setiap pin perlu dicocokkan dengan dokumentasi perangkat.

Jika tegangan, polaritas, atau susunan pin tidak sesuai, suplai atau kabel perlu disesuaikan. Pekerjaan kelistrikan harus dilakukan setelah sumber energi diisolasi sesuai prosedur keselamatan dan oleh personel yang berkompeten.

7. Pastikan Tampilan dan Fungsi Operator Tetap Lengkap

Catat halaman dan tombol yang dipakai operator pada HMI lama sebelum program dipindahkan atau disusun ulang. Fungsi seperti pengaturan parameter, tampilan alarm, resep produksi, dan hak akses pengguna harus tetap tersedia di HMI baru.

Gunakan tabel berikut untuk mencatat fungsi yang perlu diperiksa.

Fungsi operatorHal yang perlu diperiksa
Halaman status mesinData dan indikator tampil sesuai kondisi mesin
Tombol kendaliPerintah bekerja sesuai fungsi dan hak akses
Pengaturan parameterNilai dapat dibaca, diubah, dan disimpan sesuai kebutuhan
AlarmPesan dan kondisi pemicu alarm sesuai
Resep produksiData resep dapat digunakan sesuai proses
Hak akses penggunaPembatasan fungsi sesuai tingkat akses

Setelah migrasi, periksa ukuran dan posisi tombol. Tombol yang sebelumnya mudah dijangkau bisa menjadi terlalu kecil atau berpindah tempat.

Teknisi industri memeriksa kabinet kontrol

8. Uji Fungsi Sebelum Mesin Digunakan Kembali

Setelah HMI dipasang, tidak cukup hanya memastikan layar menyala. Komunikasi dengan PLC dan fungsi yang digunakan operator juga perlu diuji.

Pemeriksaan dapat mencakup:

  • Pembacaan status dan nilai data dari PLC.
  • Pengiriman perintah yang diizinkan.
  • Perubahan dan penyimpanan parameter.
  • Tampilan serta respons alarm.
  • Fungsi resep produksi dan hak akses.
  • Kesesuaian tampilan dengan kondisi mesin.

Lakukan pengujian berdasarkan prosedur mesin dan prosedur keselamatan, lalu catat hasil aktualnya. Uji perintah kontrol hanya setelah kondisi mesin dinyatakan aman oleh personel berkompeten.

Jika ditemukan fungsi yang belum sesuai, selesaikan penyesuaiannya sebelum mesin dikembalikan ke operasi normal.

Gunakan Hasil Pemeriksaan untuk Menentukan Kebutuhan HMI Pengganti

Setelah seluruh bagian diperiksa, kelompokkan hasilnya menjadi tiga kondisi: dapat dipertahankan, membutuhkan penyesuaian, atau masih perlu diverifikasi.

Bagian yang diperiksaDapat dipertahankanPerlu penyesuaianBelum terverifikasi
Komunikasi PLC dan HMIDriver dan konfigurasi sesuaiPort atau pengaturan berbedaDukungan protokol belum diketahui
File dan programProyek dapat digunakanPerlu konversi atau penyusunan ulangFile belum ditemukan
PemasanganDimensi sesuai panelMembutuhkan perubahan panelUkuran belum diperiksa
KelistrikanSuplai dan konektor sesuaiKabel atau suplai perlu diubahSpesifikasi belum lengkap
Fungsi operatorSemua fungsi lolos pengujianAda fungsi yang perlu diperbaikiPengujian belum selesai

Hasil pemeriksaan tersebut dapat digunakan saat membahas pilihan perangkat dan cakupan pekerjaan dengan pemasok atau integrator.

Untuk melihat kategori perangkat yang tersedia, kunjungi produk HMI Delta.

Sebelum konsultasi, Anda juga dapat menggunakan checklist Penggantian HMI Mesin Lama untuk mencatat hasil pemeriksaan setiap bagian.

FAQ tentang Penggantian HMI Mesin Lama

Berikut panduan dan jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan terkait proses penggantian HMI. 

1. Apakah HMI berbeda merek bisa digunakan dengan PLC lama?

Bisa jika HMI tersebut mendukung protokol, driver, dan fungsi komunikasi yang diperlukan PLC. Kecocokannya perlu diperiksa berdasarkan model perangkat serta kebutuhan aplikasi mesin.

2. Apakah membeli HMI baru sudah termasuk program mesin?

Biasanya belum. Program mesin perlu disiapkan atau dimuat sesuai perangkat dan cakupan pekerjaan integrasi. Tanyakan hal ini saat meminta penawaran.

3. Bagaimana jika HMI lama rusak dan file proyek tidak tersedia?

Periksa arsip proyek, dokumentasi mesin, atau hubungi integrator sebelumnya. Jika proyek yang dapat digunakan tidak ditemukan, aplikasi HMI mungkin perlu disusun ulang berdasarkan fungsi mesin yang terdokumentasi.

4. Apakah data historis pada HMI lama otomatis berpindah ke perangkat baru?

Tidak otomatis. Kemampuan memindahkan data bergantung pada lokasi penyimpanan, format, serta dukungan perangkat dan software. Pemindahan program HMI tidak selalu mencakup seluruh data historis.

Kesimpulan

Sebelum mengganti HMI mesin lama, dokumentasikan kondisi perangkat, komunikasi, program, dan fungsi yang masih digunakan. Catatan tersebut diperlukan untuk memeriksa kecocokan HMI baru dengan sistem mesin.

Setelah pemasangan, lakukan pengujian sesuai prosedur dan pastikan fungsi yang dibutuhkan operator telah bekerja sebelum mesin digunakan kembali.

Konsultasikan Kebutuhan HMI Pengganti Mesin Anda

Delta Mitra Solusindo menyediakan HMI Delta dan layanan integrasi sistem otomasi industri. Untuk membahas kebutuhan penggantian, siapkan model HMI lama, model PLC, kondisi file proyek, serta foto pemasangan. Informasi tersebut dapat dikirimkan kepada tim Delta Mitra Solusindo sebagai dasar konsultasi dan permintaan penawaran.

Alamat: Jl. Diponegoro VI No. 63, Kec. Banyumanik, Kota Semarang
Telepon: +62 24 7640 2285
WhatsApp: +62 811 320 0880
Email: [email protected]
Jam Kerja: Senin – Jumat (08.00 – 17.00 WIB)

Referensi:

Comments are closed.